☆★ MAAF tampilan blog amburadul, ENTRI HANYA TAMPIL SEDIKIT BLOG LAGI ERORR :( UNTUK MELIHAT ENTRI/ARTIKEL LAINNYA SILAHKAN LIHAT DI BLOG ARCHIVE (bawah kanan) :( ☆★

Thursday, April 5, 2012

(((AREMA 2011-2012)))




Di musim ini, adalah musim terberat yg dialului Arema & Aremania. Bagaimana tidak, Arema Indonesia yg meraih Titel Juara dan Ruuner Up di 2009 & 2010, harus terpecah belah ditahun berikutnya. Arema Indonesia (ISL) di tahun 2012 mengalami perubahan total dalam skuadnya, tak ada satupun pemain musim lalu.

*SKUAD PUTARAN PERTAMA

KIPER :

1. Dian Agus Prasetyo ( Eks Pelita Jaya )
2. Yoewanto Benny (Timnas S>A>D)
3. Ngurah Komang
4. Rudi Ardiansyah
*Ahmad Kurniawan, masuk dipertengahan putaran pertama..


DEFENDER :
5. Charis Yulianto ( Eks Persela )
6. Semme Patrick ( Eks Persema )
7. I Made Astawa
8. Nurul Mauludi ( Eks Metro FC )
9. Khusnul Yuli ( Eks Persik )
10. Kerry Yudiono ( Eks Persita )
11. Steve Hesketh ( Eks Deltras )
12. Munhar ( Eks Persema )

GELANDANG :
13. Dudy Hidayat
14. Kim Young Hee ( Eks Sriwijaya FC )
15. Anggo Julian
16. Firmansyah Aprilianto ( Eks Metro FC )
17. Catur Pamungkas ( Eks Metro FC )
18. Waskito Sujarwoko ( Eks Metro FC )
19. Ferry Aman Saragih ( Eks Deltras )
20. Arif Arianto (Eks Persebaya)

STRIKER :
21. Marcio Souza ( Eks Deltras )
22. Beni Kristian ( Eks Metro FC )
23. Dicky Firasat ( Eks Persibo )
24. Agung Suprayogi ( Eks Persisam/Striker )
25. Boy Jati Asmara ( Eks PSMS Medan)
26. Rodrigo Santoni (Eks Persikab Bandung)


Putaran pertama telah usai, Arema berhasil menutup putaran pertama dengan hasil manis yakni kemenangan 2-1 atas Persiwa Wamena..
Arema sementara finis di posisi 17, hasil dari 3 kali meraih kemenangan, 5 kali seri & 9 kali menderita kekalahan..

Arema mendapatkan darah segar setelah kembalinya 6 pemain "pulang ke ke rumah". Mereka adalah Kurnia Meiga, Ahmad Kurniawan, Alfarizi, Sunarto, Hendro Siswanto & Sunarto. Ahmad Kurniawan yg berposisi sebagai penjaga gawang sudah bermain di pertengahan putaran pertama, sedngkan 5 pemain lain akn tampil di putaran kedua..

Dengan masuknya ke-6 pemain ini, tentunya menambah daya 'sengat' dan taring kuat permainan Arema. Sang pelatihpun nantinya akan lebih mantap dalam merancang startegi untuk diaplikasikan kepada anak asuhnya. Diputaran kedua tim Arema jelas akan lebih solid...

#AREMA2004-2012

~SALAM 1 JIWA~

(((AREMA 2010)))




SKUAD

Kiper
1. Kurnia Meiga (1)
2. Achmad Kurniawan (21)
3. Aji Saka (45)
4. Agus Murod (40)

5. Syaefudin (35)

Belakang
1. Benny Wahyudi (7)
2. Hermawan (30)
3. Irfan Raditya (21)
4. J.A. Farizi (20)
5. Leonard Tupamahu (4)
6. Pierre Njanka (24/Kamerun)
7. Purwaka Yudhi (2)
8. Waluyo (27)
9. Zulkifli Syukur
10. Roman Golian (24)

Tengah
1. Ahmad Bustomy (19)
2. Esteban Guillen (17/Cili)
3. Faris Bagus Dhinata (22)
4. Firmansyah (39)
5. Juan Revi Auriqto (37)
6. M. Fakhrudin (5)
7. M. Ridhuan (6/Singapura)
8. Roni Firmansyah (10)
9. Tomy Pranata (11)
10. Wahyu Gunawan (8)
11. Hendra Ridwan (25)

Depan
1. Ahmad Amirudin (99)
2. Roman Chmelo (9/Slovakia)
3. Dendi Santoso (41)
4. Noh Alam Shah (12/Singapura)
5. Sunarto (15)
6. T.A.Musafri (11)
7. Yongki Aribowo (7)

Arema Musim ini menempati peringkat ke-dua (Lolos AFC CUP) dengan poin 52, hasil dari 15 kali menang 7 seri dan 6 kali mengalami kekalahan. (http://vikrifirmansyah.blogspot.com/ )
(fOto: Irsam S.)


Peringkat = 2 (Lolos AFC CUP)
Poin = 52


PENONTON (HOME)
Penonton Terbanyak = 36.994(vs Persipura)
Penonton Terendah = 9.258(vs PSPS)
SKOR
Kemenangan Terbesar = 8-0 (vs Bontang FC) + Rekor Kemenangan Terbesar Arema bermain di kandang
Kekalahan Terbesar = 1-6 (vs Persipura)

PROSENTASE
Prosentase Kemenangan = 68.2%
Prosentase Kemenangan Kandang = 92.9%
Prosentase Seri Kandang = 7.1%
Prosentase Kalah Kandang = 0% (Arema tidak pernah kalah di kandang)
Prosentase Kemenangan Tandang = 14.3%
Prosentase Kalah Tandang = 42.9%

USIA
Pemain Termuda = Aji Saka (20 tahun)
Pemain Tertua = Pierre Njanka Beyaka (36 tahun, pertengahan putaran pertama hengkang ke Aceh United)
Rata-rata usia pemain = 26.79 tahun

BERMAIN
Pemain Inti Terbanyak = Ahmad Bustomi (26 kali pertandingan)
Pemain Cadangan Tersering (Tidak Main) = Ahmad Kurniawan (13 kali)
Pemain Pengganti Tersering = Juan Revi & Ahmad Amiruddin (12 kali)
Menit Bermain Terbanyak = Ahmad Bustomi (2.277 menit)

KARTU
Home = 20 Kartu Kuning, 1 Kartu Merah Away = 24 Kartu Kuning, 2 Kartu Merah
Penerima Kartu Kuning Terbanyak = Zulkifli (8 kali)
Penerima Kartu Merah Terbanyak = Sunarto, Achmad Kurniawan , dan M. Ridhuan (1 kali)

GOL
Memasukkan = 52 Gol
Kemasukkan = 25 Gol
Aggregat = 27 Gol
Memasukkan Kandang = 37 Gol
Kemasukan Kandang = 5 Gol
Memasukkan Tandang = 15 Gol
Kemasukan Tandang = 20 Gol
Gol Tercepat = Roman Chmelo (57 Detik v Persibo) , T.A Musafri (34 Detik v Bontang FC)
Menang = 15 kali
Kalah = 6 kali
Imbang = 7 kali
Clean Sheets/Tidak Kebobolan = 13 pertandingan
Gagal mencetak gol = 5 Pertandingan
Rata-rata menciptakan gol = 1.86%
Rata-rata kemasukan =0.89%
Rata-rata gol pertama tercipta = Menit 31.58
Rata-rata kemasukan peratama tercipta = Menit 41.57

PENCETAK GOL
Roman Chmelo = 10 Gol
Noh Alam Shah = 9 Gol
Muhammad Ridhuan = 7 Gol
Yongki aribowo = 7 Gol
Ahmad Amirudin = 4 Gol
Sunarto = 4 Gol
T.A Musafri = 4 Gol
Esteban Guillan = 2 Gol
Ahmad Bustomi = 1 Gol
Leonard Tupamahu = 1 Gol
Roman Golian = 1 Gol
Dendi Santoso = 1 Gol
Moch. Fakhrudin = 1 Gol

GOL BUNUH DIRI
1 Gol = Leo Tupamahu

#AREMA2004-2012

~SALAM 1 JIWA~

(((AREMA 2009)))


Di musim ini bisa dikatakan sebuah musim penuh berkah bagi Arema meskipun pada awalnya sempat terkatung-katung masalah pengelolaan karena baru dilepaskan Bentoel, dan sempat juga ada wacana akan dimerger dengan Persema. Arema adalah tim terakhir dalam pembentukan tim sebelum ISL bergulir.

Adalah seorang Robert Alberts yang menjadikan tim yang dimusim ini sangat tidak diperhitungkan menjadi sebuah tim yang mengagumkan dengan menciptakan beberapa rekor, salah satunya kemenangan partai tandang sebanyak 9 kali dan kemenangan mutlak 2-0 di kandang Persiwa Wamena yang sebelumya tidak ada satupun tim yang dapat meraih poin absolut di Wamena. Dari beberapa interview dengan beberapa media massa Meneer Robert selalu berfilosofi, tentang perubahan nama Arema Indonesia, logo Arema, hingga nomer kostum pemain.

Semuanya Ia lakukan demi tim dan pemainnya mendapatkan hoki yang bagus, ya dipercaya atau tidak Arema dan pemainnya mendapatkan sebuah pencapaian yaitu dengan gelar juara ISL dan runner up Piala Indonesia, serta bagi pemain sendiri menjadi pemain terbaik ISL, dan menjadi pemain timnas.Itu hanya salah satu faktor sebenarnya masih banyak faktor lain seperti cara memotivasi, pola makan, merecovery, dan hebat dalam urusan strategi.

Sebuah musim yang fantastis bagi Arema setelah menanti hingga tujuh belas tahun untuk menjadi kampiun. Tidak heran setelah meraih gelar juara jalanan di Malang Raya macet total oleh konvoi Aremania yang dilakukan hingga berhari-hari. Sebenarnya musim ini juga bisa dikatakan milik tim-tim dari Malang Raya, perlu diketahui sebelumnya Persema Jr U-18 runner-up LRN Piala Soeratin 2009, Persekam Metro FC juara Divisi I dan tim Banteng Muda yang mayoritas dari Akademi Persema juara Piala Danone U-11 yang otomatis mewakili Indonesia di Afrika Selatan, tapi sayang Persikoba terlempar ke Divisi II.

Banyak Kekurangan Tapi Banyak Prestasi


Kita harus bangga menjadi Aremania, ya kita patut bangga karena tim kebanggaan kita Arema Indonesia Singo Edan sedang dalam jalur juara & menorehkan banyak prestasi, perjalanan Arema di liga super edisi kedua ini sangat tidak terduga dan awalnya dipandang sebelah mata.

Arema menorehkan banyak prestasi di tengah banyak kekurangan:
1. Arema bisa dibilang sebagai tim yang “ndadak”dalam persiapan liga super ini, maklum saja disaat tim tim lain kontestan liga super sedang bergerilya berburu pemain, arema malah sedang mencari dana sponsor karena pada saat itu arema mengalami krisis finansial.

2. Arema tidak mengontrak pemain dengan harga besar-besaran, Arema bukan tim sekaya seperti Persisam Samarinda yang jor-joran membeli pemain, Persisam sampai menempatkan 3 pemainya dalam 10 besar pemain dengan nilai kontrak termahal yaitu danilo Fernando, Ronald Fagundez , & Hamka Hamzah, tapi dengan banyaknya pemain dengan nilai kontrak tinggi bukan jaminan untuk aksis di liga super bagi Persisam buktinya sampai saat ini Persisam masih berkutat di papan bawah klasemen.

3. Meski Arema memuncaki klasemen liga super awalnya Arema tidak memiliki pemain lokal yang berlebel timnas, hanya 2 pemain asing Arema yang berlabel timnas yaitu Noh Alam Shah & Ridhuan Muhamad, berkat kerja keras & semangat tinggi akhirnya Kurnia Meiga & Dendy Santoso berhasil masuk menjadi bagian dari timnas U-23.

4. Arema tidak memiliki pemain bintang, tercatat hanya Noh Alam Shah yang berlabel pemain bintang. Tapi Arema dapat mengubah pemain non bintang menjadi pemain bintang. Contohnya Kurnia Meiga & Dendy Santoso yang dapat masuk timnas di debut pertamanya di tim sepak bola professional

5. Pemain Arema rata-rata pemain muda yang minim pengalaman & jam terbang , tapi dengan kepercayaan tinngi dan kerja keras pemain-pemain muda Arema mampu berbicara banyak di Liga Super ini dengan memuncaki klasemen.

6. Arema adalah tim yang tidak didanai APBD , tanpa dana APBD Arema pun bisa berdiri kokoh lewat pemasukan tiket & sedikit dana sponsor & tentunya di olah oleh manajemen yang professional.

Arema beruntung memiliki pelatih bertangan dingin seperti Robert Rene Alberts, pelatih yang pernah menjadi pemain Ajax Amsterdams ini menorehkan banyak prestasi untuk Arema sampai saat ini diantaranya:
1. Mengubah pemain muda non bintang menjadi pemain bintang .
2. Dengan tangan dingin Robert Albert Arema dapat memuncaki klasemen.
3. Tercatat sebelumnya Arema tidak pernah mengalahkan Persik Kediri , tapi dengan tangan dingin Robert Arema berhasil mengalahkan di kandang maupun tandang.
4. Arema sampai saat ini menjadi tim dengan pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan 14 gol.
5. Ada juga rekor pertandingan, Arema membuat sejarah dengan kemenangan terbesar sejak Arema berdiri 11 agustus 1987, dengan mengalahkan Pelita Jaya dengan skor fantastis 6-1.


**Rekor-rekor Arema musim 2009/10;

Menang dikandang Bontang FC (dulu PKT Bontang) selama mengikuti kompetisi mulai dari era Galatama baru kali ini Arema mencuri 3 poin di Bontang.
Pendapatan tiket tertinggi di kandang dengan Rp 1.063.597.600 saat melawan Persema
Kemenangan 3 kali berturut-turut atas Persik (1-0, 3-0 & 4-0) yang hampir 8 tahun tak pernah menang
Kemenangan tandang atas Persiwa Wamena sebelumnya belum ada satu tim pun yang dapat meraih poin absolut di Wamena
Kemenangan tandang terbanyak dengan 9 kali
Tandang terbanyak dengan 45.000 Aremania di Senayan ketika berhadapan versus Persija
Dengan rata-rata penonton terbanyak di Indonesia dan Asia Tenggara, serta Asia nomer ke-7 (28.770 penonton)
Satu-satunya tim yang dihadiri langsung di stadion oleh Presiden dan pejabat negara di pentas Liga Indonesia
Skuad :
Pelatih Kepala: Robert Alberts
Asisten Pelatih: Liestiadi, Joko Susilo, Herman Kadiaman/put I (Dwi Sasmianto/put II)
-------------------------------------------------------------------
No Nama Posisi Main ISL & Gol Main PI & GOL
-------------------------------------------------------------------
45 Aji saka GK [PI: 1 (0) (0)]
1 Kurnia Meiga GK [ISL: 24 (0) (17)] [PI: 7 (0) (4)]
50 Markus Haris (I) GK [ISL: 9 (0) ( 4)]
7 Benny Wahyudi DF [ISL: 29 (0)] [PI: 7 (0)]
30 Hermawan DF [ISL: 10 (0)] [PI: 6 (0)]
21 Irfan Raditya DF[ISL: 18 (0)] [PI: 5 (1)]
20 Johan Ahmad Farizi DF [PI: 1 (0)]
24 Pierre Njanka DF[ISL: 31 (6)] [PI: 6 (1)]
2 Purwaka Yudhi DF[ISL: 18 (0)] [PI: 4 (0)]
27 Waluyo DF[ISL: 11 (0)] [PI: 7 (0)]
3 Zulkifly Syukur DF[ISL: 25 (0)] [PI: 8 (0)]
19 Ahmad Bustomi MF[ISL: 32 (1)] [PI: 8 (0)]
8 Fariz Bhagus Dhinata MF [PI: 1 (0)]
39 Firmansyah Aprilianto MF [PI: 2 (0)]
4 Jalaluddin Main MF[ISL: 2 (0)] [PI: 3 (0)]
37 Juan Revi MF[ISL: 21 (0)] [PI: 7 (0)]
18 Landry Poulangoye (I) MF[ISL: 11 (0)]
5 Muhammad Fachrudin MF[ISL: 32 (8)] [PI: 9 (2)]
6 Muhammad Ridhuan MF[ISL: 34 (5)] [PI: 6 (2)]
9 Roman Chmelo MF[ISL: 32 (14)] [PI: 6 (1)]
10 Ronny Firmansyah MF[ISL: 22 (0)] [PI: 9 (1)]
11 Tommy Pranata MF[ISL: 14 (0)] [PI: 5 (1)]
41 Dendi Santoso FW[ISL: 19 (2)] [PI: 9 (4)]
23 Gherry Setia Adi FW[ISL: 3 (0)]
12 Noh Alam Shah FW[ISL: 30 (14)] [PI: 5 (1)]
14 Rahmat Affandi FW[ISL: 23 (2)] [PI: 9 (3)]
15 Sunarto FW [PI: 2 (1)]
17 Esteban Guillen (II) MF[ISL: 16 (4)] [PI: 3 (0)]
82 Iswan Karim (II) GK[ISl: 1 (0) ( 1)] [PI: 2 (0) (1)]

#AREMA2004-2012

~SALAM 1 JIWA~

(((AREMA 2008)))




ISL: Kompetisi ini bertitel ISL Djarum Super, Kompetisi ini dibuat untuk memenuhi standart AFC/FIFA sebagai kompetisi profesional untuk dapat mengikuti kompetisi Liga Champions Asia (kompetisi tertinggi antar klub se-Asia). Syarat untuk dapat mengikuti kompetisi ini selain dimusim sebelumnya wajib di urutan 1-9, juga harus lolos dari lima poin verifikasi BLI [Poin-poin yang dinilai adalah infrastruktur (stadion), sporting (pembinaan usis muda), legal, finansial dan personil (administrasi)]. Untuk tahun pertama masih banyak tim yang belum siap dengan 5 syarat tersebut, namun BLI memberi toleransi. Khusus untuk infrastruktur BLI memberikan alternatif stadion lain bagi tim yang stadionnya tidak memenuhi syarat seperti yang dialami Pelita Jaya, PSMS, dan Persitara. Namun persoalan muncul kembali seperti yang dialami Persija tidak mendapat ijin keamanan, terpaksa persija juga harus mencari stadion alternatif lain.

ISL ini menggunakan sistem kompetisi penuh urutan tiga tim terbawah (16-18) otomatis degradasi ke Divisi Utama, sedangkan untuk urutan 15 play off dengan urutan 4 dari tim Divisi Utama. Format pemain asing (5-5). Piala Indonesia: Dibandingkan musim kemarin yang mencapai 72 tim, Untuk musim ini hanya diikuti 52 tim masing-masing 18 tim ISL, 27 tim Divisi Utama, dan 7 tim Divisi I. Musim ini tak diikuti klub-klub dari Divisi I dan II. Alasan tak diikutkannya Divisi I karena musim kompetisi sudah lama berakhir. Jadi, hanya klub delapan besar saja yang mengikutinya. Semifinalis 2007/08 (Sriwijaya FC, Persipura, Persija dan Pelita Jaya) mendapatkan bye mereka menunggu sampai babak ke-3.

kompetisi ini seperti musim sebelumnya dengan menggunakan sistem agregat untuk lolos ke babak berikutnya. Community Shield adalah ajang pertandingan untuk Juara ISL dan Juara Copa, Laga ini dimunculkan untuk pertama kali mengadopsi Community shield di Inggris, Piala Super di spanyol dan lain sebagainya. Sebagai juara untuk pertama kalinya adalah Persipura, setelah menumbangkan Sriwijaya dengan 3-1 di Stadion Andi Matalatta Makassar.


Arema yang oleh BLI diberi nilai tertinggi dari hasil verifikasi sebagai tim profesional, sudah melakukan persiapan yang sangat matang dijauh-jauh hari dengan perekrutan Bambang Nurdiansyah sebagai pelatih. Bambang sendiri merekomendasikan kepada manajemen untuk merekrut pemain-pemain asuhannya di timnas yunior seperti M yasir, Hendra Ridwan, Zulkifli, M Backtiar, Ahmad Jufrianto, Fandy Mochtar, dipadukan dengan pemain-pemain lama plus pemain asing baru seperti Aaron Nguimbat, Essaia Pello Benson, dan Soleymane Traore.

Seiring dengan hasil buruk yang dicapai dan tekanan dari Aremania Bambang Nurdiansyah akhirnya mundur dan digantikan oleh Gusnul Yakin yang sebelumnya sukses mengantar Persibo sebagai jawara divisi I. Namun pergantian pelatih tidak menjadi tim tambah lebih baik, puncaknya ketika Arema dipecundangi 1-2 oleh PKT Bontang dan terjadi kerusuhan. Akibatnya Komdis menjatuhkan sanksi untuk Emile Mbamba (5 tahun + 50 juta), Kurnia Meiga (1 tahun + 50 juta) dan manajer Ekoyono (6 bulan + 30 juta). Ditambah lagi dengan kekalahan memalukan 5-0 dikandang dari Persipura sebuah hasil terburuk selama mengikuti kompetisi.

Musim 2008/09 juga mempunyai rekor dalam perekrutan pemain asing yaitu dengan jumlah 11 pemain. diakhir kompetisi Arema berada pada urutan 10, dan tersingkir di babak I Piala Indonesia setelah kalah agregat 4-3 atas Persibo. Musim 2008/09 adalah, musim terakhir Arema dikelola oleh Bentoel.(WeAremania)

COACH : Bambang Nurdiansayh, Gusnul Yakin

Assisten : Joko "Gethuk" Susilo

Beny van Brukelen

Skuad:
Dadang Sudrajat
Kurnia Meiga Hermansyah
M Yasir
Jefri Prasetyo
Richi Pravita Hari
Ahmad Jufrianto
Dodik Wahyudi
Suroso (1 ISL)
Zulkifli Syukur (1 ISL) (1 PI)
Erik Setiawan
Fandi Mochtar (4 ISL)
Hendra Ridwan (1 ISL)
M Bachtiar (1 PI)
Dendi Santoso
Roni Firmansyah (1 ISL)
Arif Suyono (4 ISL)
Ahmad Bustomi
Ahmad Sembiring (2 ISL)
I Komang Mariawan
Ali Usman
Ranu Tri Sasongko

*Di musim ini Arema mengalami ''pengGEMUKan'' pemai asing, diakrenakan dilakukannya perombakkan besar-besaran pemain asing dipertengahan musim untuk mendongkrak performa tim..

1. (Almarhum)_Soleymane Traore (5 ISL)
2. Esaia Pello Benson
3. Emaleu Serge (5 ISL) (1 PI)
4. Emile Mbamba (4 ISL)
5. Buston Browne (1 ISL)
6. Aaron Nguimbat
7. Boubacar Keita
8. Liontin Chitescu
9. Patricio Morales (3 ISL)
10. Roman Chmelo (2 ISL)
11. Fortune Udo (2 ISL)

#AREMA2004-2012

~SALAM 1 JIWA~

(((AREMA 2007)))



Di musim ini Arema mengikuti tiga ajang kompetisi yang meliputi Ligina, Piala Indonesia dan Liga Champions Asia. Divisi Utama Ligina XIII yang tetap disponsori produsen rokok Djarum ini adalah tahun terakhir sebagai kompetisi tertinggi, karena mulai musim kompetisi 2008 kasta tertinggi adalah Liga Super Indonesia. Kompetisi ini dibuat untuk memenuhi standart dari AFC/FIFA dimana kompetisi tertinggi tidak lebih di isi dari 18 tim (salah satu verifikasi untuk bisa mengikuti kompetisi AFC League Champions/ACL).

Maka bisa dikatakan musim ini adalah pendegradasian tim terbanyak dengan 18 tim (urutan 10-18 dari masing-masing grup). Sebenarnya di musim ini baru saja ada penambahan 8 tim (Ligina XII 2006 berjumlah 28 tim). Ligina XIII dibagi menjadi 2 grup (masing-masing grup diisi 18 tim), 4 tim teratas berhak mengikuti babak 8 besar. format pemain asing (5-5).

Arema di musim ini di arsiteki pelatih baru asal Republik Ceska, sepeninggal Benny Dollo yang memilih berlabuh ke Persita. Janu sebagai pelatih baru langsung meminta kepada manajemen untuk mengambil pemain jadi kaliber timnas plus yang pernah ia didik, antara lain Hendro Kartiko, Elie Aiboy, Ortizan solossa, Punaryo Astaman, Akbar Rasyid, serta beberapa pemain asing hasil seleksi seperti Bruno Casmir dan Essa Mvondo. Ketika Emalue Serge mengalami cedera patah kaki di turnamen Yusuf Kalla Cup, Arema mengganti dengan Patricio Morales striker asal Chile.

Di putaran ke-2 Janu mencoret Essa Mvondo, Jomma Ballah dan Joao Carlos dua nama terakhir tidak cocok dengan strategi yang diinginkan oleh Janu. Sebagai gantinya Arema merekrut Fernando Martin (Argentina), Tarikh El Janaby (Maroko) dan Emile Mbamba (Kamerun), sayang Arema gagal di ketiga kompetisi tersebut. Pada 17 januari 2008 Aremania mendapatkan hukuman 2 tahun oleh Komdis karena adanya kerusuhan pada tanggal sebelumnya ketika Arema bertemu Persiwa di babak 8 besar di Brawijaya Kediri. Aremania mengamuk karena tidak puas dengan keputusan wasit yang menganulir 3 gol Arema.


Skuad:
Achmad Kurniawan
Hendro Kartiko
Hengki Oba
Bruno Casmir (1 LCA)
Suroso (1)
Agung Yudha (1)
Fernando Martin Stagnari (put II) (1)
Richi Pravita Hari
Ortizan Solossa (1)
Alexander Pulalo
Rasmoyo
Joao Carlos (Put I)
Antony Jomma Ballah (put I) (3)
Ponaryo Astaman
Rony Firmansyah (2)
Tarikh El Janaby (put II)
Elie Aiboy (5 LI) (1 LCA)
Arif Suyono (1)
Sutaji
Jaenal Ikhwan (2)
Anton Samba (put I cedera)
Akbar Rasyid
Gigih May Siswantoro
Emaleu Serge (cedera)
Essa Mvondo Basille (put I) (5)
Patricio Morales (9 gol)
Emile Mbamba (put II) (12)
Dony Setyabudi (put II)

-Pelatih: Miroslav Janu
-Asisten Pelatih: Joko Susilo

*Menariknya hanya terdapat 2 nama yg ada di skuad Arema saat ini, yakni Ahmad Kurniawan dan Joko Susilo :)


#AREMA2004-2012

~SALAM 1 JIWA~

(((AREMA 2006)))



PERJALANAN AREMA DI COPA 2006

Wilayah III

First Legs [May 17] Persipro Probolinggo 0-2 Arema Malang [ Sutaji, Emaleu Serge]
Second Legs [Jun 18] Arema Malang 4-0 Persipro Probolinggo [Serge 3, 12, 82, Marthen Tao 11]

Round 2

First Legs [Aug 3] Arema Malang 2-0 Persekaba Badung [Marten Tao 70, Setyo Adi Prastowo 90]

NB: Persma were drawn against Persmin Minahasa, who were disqualified along
with their first round opponent Mitra Kukar for using too many foreigners


Second Legs [Aug 7] Persekaba Badung 1-0 Arema Malang [Pablo Rojas 15]

NB: Persma were drawn against Persmin Minahasa, who were disqualified along
with their first round opponent Mitra Kukar for using too many foreigners

1/8 Finals

First Legs [Aug 11] Arema Malang 4-0 Persipur Purwodadi [Aries Budi Prasetyo 5pen, Anthony Jomah Ballah 28, Franco Martin Hita Gonzales 46, Serge Maleu Ngoimgue 53]
Second Legs [Aug 15] Persipur Purwodadi 0-2 Arema Malang [Serge Emaleu Ngomgue 9, 27]

Quarterfinals


First Legs [Sep 1] Arema Malang 1-0 Persebaya [Serge Emaleu Ngomgue 3]
Second Legs [Sep 4] Persebaya 0-0 Arema Malang

Semifinals

First Legs [Sep 8] PSMS 1-1 Arema Malang [Alcidio Fleitas 75; Franco Martin Hita Gonzales 61]


Second Legs [Sep 11] Arema Malang 4-2 PSMS [Anthony Jomah Ballah 7, 22, Franco Martin Hita Gonzales 66, Serge Emalue Ngomgue 78 (link gol spektakuler serge ke gawang markus http://psms.multiply.com/ ); Greg Nwokolo 63, 89]

Third Place Match [Sep 16]

PSMS 0-2 Persija Jakarta [Erik Mabenga 40, Roger Batoum 55]



Final [Sep 16, stadion Gelora Delta, Sidoarjo; att: 20,000]
Arema Malang 2-0 Persipura Jayapura
[Arif Budi Prasetyo 51pen, Anthony Jomah Ballah 58]
[Arema: 31-Achmad Kurniawan; 23-Akira Leonard Soputan, 2-Alexander Pulalo,
4-Andela Atangana Guy De Marie (5-Wasidi 75), 10-Anthony Jomah Ballah
(22-Joao Carlos Quintao DS 87), 18-Aries Budi Prasetyo, 3-Erol F X Iba,
14-I Putu Gede (cap), 19-Marthen Tao (15-Firman Utina 79),
11-Serge Maleu Ngomgue, 27-Sutaji; unused subs: 1-Kurnia Sandy;
25-Arif Suyono, 16-Rasmoyo, 29-Sunar Sulaiman;
Persipura: 1-Jendry Pitoy; 9-Cristian Carrasco (19-Anthon Roni Mahuse 13),
24-Christian Worabay, 6-David Darocha, 10-Eduard Ivakdalam (cap),
14-Jack Komboy, 12-Korinus Fingkreuw, 17-M Maully Lessy,
23-Nsangue Raymond (8-Kalamen Yves 71), 4-Ricardo Salampessy,
32-Victor Igbonefo; unused subs: 5-Ardilles Rumbiak, 20-Edy Rosady,
16-Imanuel Wanggai, 15-Paulo Rumere, 18-Ridwan Bauw;

ref: Jimmy Napitupulu (Jakarta);
yellow cards: Arema: Akira Leonard Soputan 31, I Putu Gede 52,
Anthony Jomah Ballah 59;
Persipura: M Maully Lessy 53, Victor Igbonefo 57,
Christian Worabay 64, Ricardo Salampessy 89]

Pemain Terbaik: Aris Budi Prasetyo
Top Skor: Emaleu Serge (9 gol)
Suporter Terbaik: Aremania

#AREMA2004-2012

~SALAM 1 JIWA~

(((AREMA 2005)))


Arema yang saat itu baru kembali ke Divisi utama, setelah musim sebelumnya bermain di Divisi I mempertahankan hampir 80% pemainnya, minus Ariesoma, M Iksan, Doni Saperi, Stenley Mamuaya, Doni Kalebos, dan Rivaldo Costa. Benny Dollo yang tetap menjadi arsitek menambah amunisi baru seperti Alexander Pulalo (Persib), Firman Utina (Persita), Warsidi (Persita), Gendut Doni (Persikota), Francis Yonga (Persikota), Emaleu Serge (Kamerun), Arif Suyono (Persema), serta 2 pemain dari Arema U-18 Richi Pravita Hari dan Prastowo. Pada putaran kedua Arema mencoret Nanang Supriadi dan Junior Lima sebagai gantinya merekrut eks pemain Persita Franco Hita.

Arema masuk babak 8 besar tapi sayang gagal lolos ke semifinal. Cerita lain ketika Arema berlaga di Copa Indonesia, di turnamen ini Arema menjadi Juara, setelah di partai puncak mempecundangi Persija di Gelora Bung Karno dengan skor 4-3 lewat perpanjangan waktu. Selain juara Arema mengantarkan Firman Utina sebagai pemain terbaik Copa Indonesia.

Skuad:
Kurnia Sandi
Sillas Ohe
Deny Marcel
Warsidi
Sunar Sulaiman
Claudio De Jesus (1)
Aris BP
Alexander Pulalo (1)
Zaenuri (1)
Erol FX Iba (2)
Hermawan (put I)
Richi PH
Sonny Kurniawan (putI)
Firman Basuki (put I)
I Putu Gede
Joao Carlos Quinto DS (2 liga, 1 copa)
Francis Yonga (6 liga, 1 copa)
Firman Utina (2 liga, 3 copa)
Sutaji
Arif Suyono
Nanang Supriadi (put I)
Junior Lima (put I) (3 liga, 1 copa)
Marthen Tao (5 liga, 3 copa)
Prastowo
Franco Hita (masuk put II) (4 liga, 4 copa)
Gendut Doni (1 liga, 3 copa)

Pelatih: Beny Dollo

#AREMA2004-2012

~SALAM 1 JIWA~

(((AREMA 2004)))


*ayas munyer.munyer nyemplong segoro gugel gak nemu foto arema tahun 2004, tapi akhire iki nemu dgn hasil perjuangan, ikipun sing ays nemu video duduk foto, tapi ays convert.. hehe..

**

Arema saat itu merekrut beberapa nama pemain seperti: Sutaji, Isdianto (meskipun gagal memperkuat tim di kompetisi karena cedera parah), Silas Ohe, Erol FX Iba, Sonny Kurniawan, Sunar Sulaiman, Zainuri, Aris Budi Prasetyo, I Putu Gede, Enjang Rohiman, Marthen Tao, Claudio De Jesus, Joao Carlos, Junior Lima, dan Rivaldo Costa dipadukan dengan pemain-pemain lama seperti Kurnia Sandy, Firman Basuki, Hermawan, Nanang Supriadi, Stanley Mamuaya, dan Charles Horic. Sempat terjadi sengketa pada beberapa pemain dengan klub lain diawal-awal perekrutan, pemain dan klub yang memperebutkan antara lain; Erol FX Iba & Sony Kurniawan (PSPS Pekanbaru), serta Marthen Tao (PKT Bontang), Persebaya (Sugiantoro & Hendro Kartiko) untuk dua nama terakhir Arema gagal mendapatkan, Arema legowo melepaskan pemain tersebut ke Persebaya.

Di musim ini ada hal yang mungkin tidak akan dapat dilupakan oleh pemain, pada saat melakukan uji lapangan sehari sebelum bertanding melawan Persiba Balikpapan, 7 pemain Arema ditahan di Mapolres Balikpapan karena terlibat pertikaian dengan para suporter Persiba.

Arema di tahun tersebut merebut juara sekaligus kembali ke kasta tertinggi (Divisi Utama) untuk musim 2005, setelah di partai puncak Arema berhasil mempecundangi PSDS Deli Serdang 1-0 lewat perpanjangan waktu.

Skuad Arema 2004:
Kurnia Sandy
Silas Ohe
Ariesoma Kuncoro
Aris Budi Prasetyo
Zaenuri
Claudio De Jesus
Sunar Sulaiman
M Iksan
Ichwan Wicaksono
Isdianto
Erol FX Iba
Aji Santoso
Firman Basuki
Hermawan
Doni Saperi
Sony Kurniawan (2 gol)
Sutaji (1 gol)
Bayu Andra Cahyadi
Ferdiansyah
Toni Pebian
I Putu Gede (2 gol)
Nanang Supriadi(5 gol)
Joao Carlos (3 gol)
Enjang Rohiman
Stanley Mamuaya (2 gol)
Junior Lima (13 gol)
Marthen Tao (3 gol)
Doni Kalebos
Charles IS Horiq (1 gol)
Rivaldo Costa (12 gol)

#AREMA2004-2012


~SALAM 1 JIWA~

AREMA 2004 TO 2012







Assalamualaikum nawak... yopo kabare ? tahe komes hebak a?hehe..
Ayo adus.adus ben semngat :D


Pada kesempatan kali ini saya akan memposting foto-foto skuarda tim & pemain Arema dalam kurun waktu 8 tahun terakhir mulai 2004 sampai dengan 2012..


Nawak-nawak akan melihat, betapa dahsyatnya Arema, yg sering kali melahirkan pemain -pemain hebat & berkualitas.
Hingga akhirnya menjadi pemain bintang di dataran Indonesia, meskipun ada pemain yg telah hengkang tetapi Arema tak pernah berhenti mencetak pemain hebat di musim berikutnya..EDAN!


Di mulai dari 2004..
3 menit dari sekarng..hehe


#AREMA2004-2012


~Salam 1 Jiwa~

Saturday, March 17, 2012

LENGKAP:: ANDRE BARATA


LENGKAP!! TENTANG & KABAR ANDRE BARATA
AYO DIWOCO BARENG2 KARO nyambi ipok & jagongan kene.


Seperti janji saya tadi sore, saya akan menposting Info LENGKAP mengenai Andre Barata jika kondisi saya sudah memungkinkan (tadi sakit).. dan Alhamdulillah Berkat rahmat Allah saya sekarang sudah membaik :DDD



Sebelumnya, Ayo kita simak profilnya terlebih dahulu.. sikaaattt...

***PENDAHULUAN*** (koyok makalah ae pendahuluan barang..kwkwkw)

Andre Luis Pinheiro da Silva atau yg akrab disapa dengan Andre Barata yakni pemain asing asal Brazil yg direquest langsung oleh manajemen untuk trial di  Arema. Andre belum pernah bermain di Indonesia, uniknya ia masih mempunyai hubungan darah dengan striker Persipura Jayapura Albeto Goncalvez..

Pada tahun 2010 pemain yang akrab disapa Andre Barata ini pernah memperkuat team elite asal Brazil Flamengo. Flamengo adalah klub besar Brazil yg mempunyai segudang prestasi, nama nama macam Adriano, Juliús Cesàr dan Ronaldinho adalah jebolan Flamengo. Bahkan di tahun 2010 tersebut, Andre merupakan rekan satu tim mantan striker Inter Milan Adriano di Flamengo..

Tercatat dia sudah satu bulan lebih berada di Arema , tepatnya sejak 14 Februari. Meski begitu, ia tak pernah absen menghadiri agenda2 Arema seperti TC, ke Balai kambang, ataupun dalam acara pernikahan Dendy Santoso, Andre always hadir. pemain berusia 27 tahun ini selalu berlatih rutin bersama punggawa Arema di bawah arahan coach Gethuk. Di laga uji coba Andre kerap menjadi pilihan utama menggalang lini tengah Arema, penampilannya begitu memukau hingga tak jarang Aremania memuji permainannya atau memberikan apresiasi dengan standing aplause/tepuk tangan..

Posisi Andre adalah second striker atau gelandang serang. Sepintas, Andre merupakan pemain yg bertipikal stylish khas samba dan mengingatkan permainan ala Joao Carlos yg merupakan keduanya berasal dari negara yg sama, Brazil.

Yang menjadi poin plus darinya..
Ketika uji coba:
Secara speed dia santai kayak di pantai sam...
Secara passing dia mbois dan manteb, passing bola atas, bawah, setengah atas bawah mbois-mbois.. tedangan bebas. yo gak kalah karo Marcio,, podo Makjleb.e :D

Pertama-pertama goro2 playune lambat ayas kelingan Joao Carlos , tapi ketika maeng didadekne second striker ternyata giringane uenak pol, emboh pemain lawan geblek atau sungkan seng jelas angel kerebut . Lha selain giring beberapa kali Barata iku wani ngeshoot dari luar kotak, tipikal jarang di Indonesia...


***RIWAYAT***

Ayas pernah membaca riwayat/Biografi dari Andre Barata melalui media asal Brazil yg kemudian ayas translate ke dalam Bahasa Indonesia,,
Andre Barata dulunya adalh orang yg tidak punya, bahkan ia juga mempunyai sbuah penyakit.. namun dengan permainan & prestasi sepak bolanya, ia dapat mensejahterahkan hidup & keluarganya.. SALUT DAH!

ini adalah salah satu riwayat barata yg saya translate::

______________________________________________________
'Semua yang saya adalah sebagai pelajaran, "kata Andre Barata setelah keluar

Setelah diagnosa adalah bahwa Andrew Roach dengan meningitis, adalah hari-hari kesedihan bagi keluarga dan teman-teman pemain tetapi pada Selasa (12), adalah hari untuk merayakan! Atlet tersebut dipulangkan dari Tuna medis dan sekarang akan melanjutkan perawatan di rumah, bersama dengan keluarga. Dalam konferensi dengan pers, pemain berbicara tentang saat-saat ia menghabiskan di rumah sakit.

Dengan mata bersinar, berkat setengah kepada Allah dan semua yang mendukungnya pada saat-saat ketika ia paling dibutuhkan. 'Semua yang aku seperti pelajaran. Aku belajar untuk menghargai segala sesuatu yang orang tua saya berbicara dan menyadari bahwa saya memiliki banyak teman, "keluhnya.

Para atlet bibi, Grace Pine, seorang lega dengan pemulihan Andrew. 'Bahkan dengan tingkat keparahan penyakit, terima kasih Tuhan, dia tidak akan memiliki konsekuensi. Dokter mengatakan itu jarang terjadi dan hanya iman dan doa dari semua telah membuat keponakan saya ada di sini, "katanya.

Masih belum pulih, pemain bersemangat untuk kembali ke lapangan dan membayar dukungan dari semua, dengan banyak gol. "Saya berniat untuk kembali pada akhir kejuaraan, tetapi hanya dokter dapat memberikan. Saya tidak sabar untuk kembali Tuna, saya paling tidak menonton pertandingan, "katanya.
________________________________________________________________

***LALU SEKARANG**

Banyak nawak Aremania yg brtanya, kenapa Andre Barata udah lama selksi di Arema tapi belum dikontrak, padahal ia mainnya bagus..
TENANG.. bagi nawak yg bertanya dmikian..
Supporter, Pemain bahkan manajemen sudah cocok dengan Andre..
Namun masih menunggu hasil tes medis.. dan menunggu hasil MRI untuk mengetahui riwayat cedera..
apa itu MRI??
MRI = Alat yg bisa mendeteksi Saraf kecil2 yg jumlahnya Ribuan (di atasnya Rontgen + CT Scan) :D
atau jare sam dokter,MRI iku Magnetic Resonance Imaging,test sing osi menunjukkan foto dr organ2 tubuh tanpa nggae sinar X-ray.. Cuma kebentur masalah Over Weight + ngenteni kasil MRI mau.Ojo smp kyk Dian Agus

Melihat track recordnya, tubuhnya yg atletis dan sosoknya yg lumayan mboiz membuat banyak orang menganggap kalau Andre adalah calon Idola baru Aremania. Juga dari sudut tim, duet Marcio ~ Andre, duet DUO SAMBA, duet mauttttt.. jan mboiz lop! MAK JLEB!!

SEMOGA NDANG BERES!!!NDANG DIKONTRAK!! AKU CINTA PADAMU :D

Nama : André Luiz Pinheiro da Silva (Andre Barata)

Lahir : Flamengo, 28 Juni 1984

Berat : 82 kg

Tinggi : 182 cm

Posisi : Gelandang Serang/ Depan

Email : andrebaratinha10@hotmail.com

Klub>>
2004-2005 : Club de Remo PA
2006 : ABC de Natal
2007 : Juventude RS
2008 : Club de Remo PA
2009 : Araripina PE
2009 : Celandia
2009 : San Fransisco
2010 : Flamengo de Guarulhos - SP
2011 : Arraripina

( VF/ News Arema)

~SALAM 1 JIWA~

Tuesday, February 21, 2012

GELIAT PEMAIN KETURUNAN INDONESIA DI LUAR NEGERI






Permasalahan yg terjadi di PSSI sampai saat ini masih belum menemui titik terang. Konflik yg terjadi dalam kubu PSSI secara tidak langsung berdampak negative  kepada kondisi pemain sendiri. Memang jika berbicara mengenai masalah & carut marut PSSI tidak akan ada habisnya. Bila di dalam negeri masih njelimet bin ruwet, namun ternyata masih banyak talenta-talenta Indonesia yg memiliki bakat luar biasa yg kini bermain di luar negeri..

Berikut ini adalah profil beberapa pemain keturunan/pemain Indonesia yg bermain di Luar negeri..



1. Robin van Persie



RvP On Arsenal


Darah Indonesia mengalir dari neneknya yg merupakan orang asli Suroboyo. Lahir di Rotterdam, Belanda, 6 Agustus 1983 . Adalah penyerang Timnas Oranje Belanda yg saat ini bermain di Liga Inggris untuk Arsenal FC. Salah satu penyerang tertajam di dunia yg telah mencapai berbagai prestasi. Diantaranya adalah mengantarkan Arsenal meraih 6 kali titel juara & sebagai sosok penting dalam pencapaian Timnas Belanda menjadi finalis World Cup 2010'. Bahkan sekarang ia menjadi Top Skorer di EPL.


2. Giovanni van Bronckhorst




Van Bronckhorst ketika di Satdion Utama Gelora Bung Karno


Lahir di Rotterdam, Belanda, 5 Mei 1975 adalah seorang pemain sepak bola keturunan Indonesia berikutnya yg membela Timnas Belanda. Penampilan atraktif sebagai El Capitano yg berhasil mengantarkan Negeri kincir angin meraih Runner Up di World Cup 2010’ tersebut sekaligus menjadi penutup karir untuk masa pensiunnya. Ayah Bronckhorst adalah seorang Indo sementara ibunya asli berasal dari Maluku. Satu hal yang unik, walaupun Gio lahir dan sudah lama menetap di Belanda, ia masih bisa berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Indonesia dengan aksen Indonesia Timur yang kental dan khas.


3. Arthur Irawan

Menjadi pemain Asia pertama yg bermain di Liga Spanyol tepatnya di RCD Espanyol .Pemain asal Surabaya yg lahir 4 Maret 1993 ini dikontrak selam 4 tahun oleh Espanyol. “Arthur Irawan adalah pemain muda yang menjanjikan. Kami sukses menemukan mutiara muda dari Indonesia ini. Sebetulnya Manchester United juga tertarik dengan Arthur, namun keluarganya ingin dia melanjutkan studi,” Demiki rilis resmi dari Internal Tim Espanyol.

Mimpi itu pun menjadi kenyataan. Ya, paling tidak itulah yang dirasakan oleh Arthur Irawan. Arthur menjadi pemain Indonesia pertama yang merasakan kompetisi resmi ranah Spanyol.

Meski hanya bermain untuk Espanyol B di Divisi Tercera, namun Arthur telah menorehkan catatan emas bagi dirinya sendiri dan juga Indonesia. Sayangnya, debut Arthur tak berlangsung sempurna. Espanyol B harus menyerah dari klub papan bawah Gramanet, tiga gol tanpa balas.
Kendati kalah, Espanyol tetap memberikan apresiasi khusus kepada pemain berusia 18 tahun itu. Bahkan, dalam situs resmi Espanyol (www.rcdespanyol.com ) berita debut Arthur untuk tim junior diberitakan lengkap dengan aksi-aksinya di lapangan.

Debut Arthur bersama Espanyol

Arthur sendiri bermain sebagai salah satu dari kuartet bek Espanyol B. Situs klub melansir bila Arthur bermain cukup baik dalam pertandingan tersebut.
Pengalaman bermain untuk Espanyol terbilang penting untuk Arthur. Arthur memulai karier sebagai pemain di Jakarta pada usia 8 tahun. Dia juga pernah menarik minat klub Inggris, Manchester United. Namun, pihak keluarga memutuskan Arthur untuk melanjutkan studinya.
Espanyol mengaku senang dapat memiliki Arthur di skuadnya. "Ada semacam 'demam' Irawan di Indonesia yang membuat mereka mengikuti petualangannya bersama kami. Irawan telah menyelesaikan langkah maju dan mimpi-mimpinya kini menjadi kenyataan," tulis situs resmi Espanyol.



4. Massimo Luongo


Massimo with Pavyuchenko on Tottenham

Bermain di Tottenham Hotspurs, salah satu klub kontestan Liga Premier Inggris.Lahir 25 September 1992, Ibunya yg berasal dari Australia  & Ayahnya seorang asli Indonesia. Debut Luongo dimulai bulan September 2011 kemarin, dimenit 70 ia menggantikan Sandro saat Tottenham menghadapi Stoke City. Kedudukan 0-0 & terjadi adu tendangan pinalti. Luongo ditunjuk sebagai salah satu algojo oleh pelatih Sir.Harry Redknapp. Namun saying debutnya harus tercoreng karena  gagalnya Luongo mengeksekusi pinalti membuat Tottenham kalah 7-6 atas Stoke City.


5. Amadeus Suropati


Amadeus Suropati

Lahir Bali 3 Desember 1985 ini merupakan pemain pertama & satu-satunya asal Indonesia yang lama merumput di Liga Australia. Dia merupakan salah satu dari banyak pemain keturunan asal Indonesia yang siap membela tim nasional Indonesia. Memiliki segudang prestasi diantaranya adalah Best Player of Academy U-17 International Summer Stage Tournament in Turin, Italy,  Top Scorer of ACT U-19 Premier League in Canberra, Australia, Top Scorer Victorian State League Cup in Melbourne, & masih banyak lagi. Sempat memperkuat Deltras Sidoarjo di 2010 hingga akhirnya ia kembali lagi ke Australia. Dan kini ia sedang trial bersama Arema Indonesia yg berkompetisi di Indonesian Primer League.


6. Radja Nainggolan


Nainggolan vs AC.Milan




Nama depannya sudah membuat ketauan kalau di keturunan Indonesia. Lahir di Belgia 4 Mei 1988. Ibunya warga Belgia & Ayahnya asli orang batak. Bermain di Serie A Italy bersama Cagliari, aksinya yang begitu memikat dan impresif membuat Radja menjadi 'rebutan' banyak tim elit. Tercatat Inter Milan, AC Milan, Manchester United, Manchester City, Juventus hingga Real Madrid berniat untuk meminangnya. Namun karena kelambanan PSSI melakukan pendekatan, Radja tidak akan bisa memperkuat Timnas Garuda. Karena ia sudah memilih membela Timnas Belgia.

7. Sergio van Dijk



Van Dijk

Pemain Keturunan Indonesia~Belanda, Pencetak gol terbanyak di Liga Australia & salah satu striker handal yg berada di negeri Kangguru. Lahir 6 Agustus 1982, umur 30 tahun.

“ Saya memiliki koneksi yang bagus dengan latar belakang saya sebagai orang keturunan Indonesia. Nenek saya berasal dari Magelang, dan kakek saya dari Maluku. Kami masih mempunyai saudara-saudara di Maluku dan Jakarta. “ Demikian penegasan dari van Dijk kepada Goal.com.

8. Stefano Lilipaly



Berkat Gol Stefano, FC Utrecht sukses menahan PSV 1-1

Pemain keturunan Indonesia~Belanda yg sudah di Naturalisasi ini tengah dalam performa terbaiknya bersama FC Utrecth di Eredivisie Belanda. Penampilan Stefano Lilipaly pada laga FC Utrecht lawan PSV Eindhoven kemarin, menuai pujian pelatih Jan Wouters. 

Man Of The Match

Juga ia berhasil menggeser posisi Rodney Sneijder, adik Wesley Sneijder, dari tim inti. Bahkan Stefano berhasil mengukir sejarah, yakni menjadi pemain Indonesia pertama yg mencetak Gol di Eredivisie. Berkat Golnya sekaligus membuat FC Utrecth menahan imbang jawara Belanda PSV Eindhoven dengan skor 1-1.

**
Itu dia beberapa profil mengenai talenta-talenta pemain Indonesia ataupun pemain keturunan Indonesia yg berada di luar negeri. Sebenranya masih banyak lagi, sekitar ratusan pemain keturunan Indonesia. Namun karena keterbatasan kuota hal tersebut tidak dapat ditampilkan.. okeyy sampai disini rubric sport kali ini. Kurang lebihnya minta mav  :D .. see u..Thanks for reading :)

by: Vikri Firman Chmelo


*Catatan, ini adalah artikel untuk mengisi kolom rubric di majalah sekolah saya..


Tuesday, January 3, 2012

CINTA, DEDIKASI, & LOYALITAS ALAM SHAH UNTUK AREMA



" Pemain yang sama (Noh Alam Shah) adalah pemain yang membayar biaya sewa mobil untuk pemain asing, padahal mobil adalah salah satu fasilitas yg tertera di kontrak dan itu adalah kewajiban managemen. namun dia rela merogoh kocek pribadinya.."

"Pemain ini juga pemain yang mengganti DP yang telah diterima Ahmad Amiruddin dari Deltras Sidoarjo dengan uang pribadinya sendiri, dan dia menawarkan hal yang sama kepada semua pemain yang hengkang agar mau untuk bergabung kembali, namun hanya ahmad amiruddin yang bersedia.."

"Musim kemarin memperpanjang kontrak hamur dengan kocek pribadi,"

" (Along) meminta kepada manajer tim supaya nilai kontraknya tidak naik, tetap seperti musim sebelumnya, supaya selisihnya diberikan Bustomi agar bisa tetap di arema "

-----------------------------------------------------------------------------
"Saya ini bukan hanya pemain AREMA tapi saya juga AREMANIA, apapun yang terjadi saya tetap akan disini. "

-Along-
-----------------------------------------------------------------------------


"Pemain ini yg membawa Milo ke Malang, & Dusan ke Malang...Dusan sebenarnya di Plot untuk menjadi fisio timnas di salah satu negara Afrika, namun berkat Along akhirnya mereka berlabuh di Malang."

" Dia (Along) membantu melipat kostum untuk launching, dan keesokan harinnya sampe jam 5 pagi, dan paginya ikut latihan. Jadi tidak tidur seharian "

" Dan jika (Along) baru pulang dari negeri asalnya, Along selalu membawa oleh2 sepatu buat teman di arema..Dan nawak2 aremania secara gratis. "

" dan beliau juga yg membelikan kaos untuk latihan arema, karena kaos latihan dari umbro disita oleh orang yang.... Ah sudahlah :( "



----------------------------------------------------------------------------

"Ya, sekarang kita tidak diurus, mungkin masih tunggu jawaban dari manajemen. Kita tidak akan putus untuk sms dengan manajemen. Kalau pun kita harus biaya sendiri ke Solo, kita akan biaya sendiri demi nama baiknya Arema. Kami tidak mau ada tim lain yang kesana, jangan sampai Arema kena WO atau kena sanksi,”

-NOH ALAM SHAH-
---------------------------------------------------------------------

SEBUAH CINTA & LOYALITAS SEORANG NOH ALAM SHAH KEPADA AREMA..

~LOYALITAS TANPA BATAS, slogan yang didengungkan Aremania mungkin telah menancap pada jiwanya..

THANKS ALONG.. :)

||SALAM 1 JIWA AREMA||

RANDOM POST

PASANG IKLAN